Monthly Archives: Juni 2014

pengertial umum IP(Internet Protocol), jaringan dan internet

  1. Protokol Internet (Internet Protocol/IP) adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisan internetwork (internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP. Versi IP yang banyak digunakan adalah IP versi 4 (IPv4) yang didefinisikan pada RFC 791 dan dipublikasikan pada tahun 1981, tetapi akan digantikan oleh IP versi 6 pada beberapa waktu yang akan datang.Protokol IP merupakan salah satu protokol kunci di dalam kumpulan protokol TCP/IP. Sebuah paket IP akan membawa data aktual yang dikirimkan melalui jaringan dari satu titik ke titik lainnya. Metode yang digunakannya adalah connectionless yang berarti ia tidak perlu membuat dan memelihara sebuah sesi koneksi. Selain itu, protokol ini juga tidak menjamin penyampaian data, tapi hal ini diserahkan kepada protokol pada lapisan yang lebih tinggi (lapisan transport dalam OSI Reference Model atau lapisan antar host dalam DARPA Reference Model), yakni protokol Transmission Control Protocol (TCP).
  1. Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web). setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan computer, Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.
  1. Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (“antarjaringan”).Pengertian Jaringan Internet adalah suatu  sistem jaringan yang terkait dalam lingkup global dan memfasilitasi komunikasi layanan data seperti remote login, transfer file, surat elektronik, World Wide Web dan newsgroup.  Dengan meroketnya  permintaan untuk konektivitas, jaringan Internet telah menjadi jalan raya komunikasi bagi jutaan pengguna. Jaringan  Internet awalnya terbatas pada lembaga militer dan akademis, tapi sekarang ini hampir seluaruh lapisan telah menggunakan jaringan  internet

 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer

               http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Internet

               http://id.wikipedia.org/wiki/Internet

               http://www.jaringankomputer.org/jaringan-internet-macam-macam-sistem-jaringan-internet-adalah/

 

paper teknologi (tulisan softskill bulan mei)

ABSTRAKSI

Riki Hamdani, 15410952.

PAPER TEKNOLOGI RANGKAIAN ELEKTRONIKA PENGAMAN KENDARAAN

Tugas Softskill, Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, 2014.

Kata kunci : Paper Teknologi, Rangkain Elektronika, Pengaman Kendaraan.

(2)

Karena susahnya untuk mendapatkan pekerjaan, namun kebutuhan hidup selalu harus terpenuhi maka tindakan criminal menjadi salah satu jalan pintas yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu, bagaimana manfaat dari teknologi yang dapat digunakan sebagai pengaman kendaraan kesayangan kita dengan mengaplikasikan teknologi tersebut kedalam rangkain elektronika. rangkian elektronika yang dapat digunakan sebagai pengaman kendaraan adalah menggunaka reedswitch sebagai sensor, dan scr sebagi pengendali alarm, serta relay dan transistor sebagai pengatur rangkain.

 

 

(daftar pustaka : 2009)

           

1.1.            LATAR BELAKANG

 

Dalam kehidupan sehari-hari perkembangan teknologi semakin berkembang. Oleh karena itu teknologi bukanlah hal yang sulit dijumpai pada kehidupan sehari-hari. Berikut penulis akan membahas salah satu pengaplikasian teknologi yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum masuk kedalam pembahasan lebih lanjut, penulis akan membahas salah satu hal yang berkaitan dengan topic yang akan penulis bahas, yaitu adalah kendaraan transportasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu penyebab terjadinya macet pada kota-kota besar diakibatkan oleh banyaknya kendaraan transportasi baik yang bersifat pribadi ataupun kendaraan yang bersifat umum. Namun anehnya adalah semakin banyak kendaraan transportasi yang dimiliki oleh seseorang tidak berbanding lurus dengan adanya lapangan pekerjaan, dan itulah salah satu penyebab terjadinya tindakan criminal.

Karena susahnya untuk mendapatkan pekerjaan namun kebutuhan hidup selalu harus terpenuhi maka tindakan criminal menjadi salah satu jalan pintas yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu, oleh karena itu pada paper ini akan dibahas bahas bagaimana mengunakan teknologi agar dapat menjadi media yang dapat menjaga atau melindungi kendaraan kesayangan kita, dan hal ini penulis mengaplikasikan teknologi tersebut kedalam bentuk rangkaian elektronika.

 

1.2.         TUJUAN

 

Tujuan dari paper ini adalah untuk menjelaskan bagaimana manfaat dari teknologi yang dapat digunakan sebagai pengaman kendaraan kesayangan kita dengan mengaplikasikan teknologi tersebut kedalam rangkain elektronika, pada paper ini pun akan dijelaskan bagaimana cara kerja dari salah satu rangkain elektronika yang dimaksut agar dapat bekerja, sehingga kendaraan kesayangan kita dapat terhindar dan terlindungi dari kemungkinan adanya tindakan pencurian kendaraan yang mungkin nanti kita akan alami.

 

1.2.1.      MASALAH YANG DIANGKAT

 

Dalam paper ini penulis masalah yang diangkat adalah bagaimana teknologi dagat diguanakan menjadi salah satu pengaman kendaraan yang dapat digunakan pada kendaraan sepeda motor dengan menggunakan media rangkain elektronika. Berikut adalah pembahasan dari rangkian elektronika yang dapat digunakan sebagai pengaman kendaraan.

 

  • Kondisi awal

Saat kunci kontak di ON kan arus dari accu melalui kunci kontak dan S2 akan langsung ke alarm (AL) yang dikendalikan oleh SCR 2P4M, secara bersamaan arus juga akan ke titik B dan ke gate SCR melalui resistor 47 K ohm yang akan memicu SCR dan langsung akan menyebabkan SCR tersebut bekerja. Dengan demikian SCR akan ON dan alarm (AL) akan mendapat tenaga dan berbunyi.

  • Kondis dengan reed switch

kontak harus di ON kan lagi bersamaan dengan mendekatkan magnet pada reed switch, Reed switch akan dihubungkan dan melalui resistor 47 K ohm, reed switch dan resistor 1 K ohm akan ke basis transistor 1 dan sekaligus meng ON kan transistor 1, demikian juga transistor 2, Dengan ON nya transistor 1 dan 2 menyebabkan relay mendapat tenaga, dan kontak-kontak pada relay akan berpindah posisi, Tegangan yang pada mulanya ke alarm (AL) akan diputuskan sehingga alarm berhenti, bersamaan dengan itu pulser juga diputuskan dari ground, Hal lain yang terjadi titik D akan dihubungkan dengan tegangan dari accu yang berfungsi mengunci kerja transistor 1 dan 2 dan sekaligus memberikan tegangan pada sistem kelistrikan pada sepeda motor tersebut, misalnya elektrik stater, pengapian CDI dll.

 image paper : Image

Sumber paper : http://antokbtb.blogspot.sg/2009/09/rangkaian-lengkap-pengaman-sepeda-motor_23.html

Link paper : http://antokbtb.blogspot.sg/2009/09/rangkaian-lengkap-pengaman-sepeda-motor_23.html

 

Security Sistem Computer

Sistem keamanan computer atau security system computer adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk melindungi computer, hal ini ditujukan agar computer kita terlindung dari sesuatu yang dapat merusak bahkan menghilangkan data atau file yang berada dalam computer tersebut, dalam prosesnya keamanan computer dapat dibuat atau digunakan untuk mengamankan computer kita dari operator atau individual yang dapat kita lihat secar kasat mata, atau dibuat untuk mengamankan computer kita dari hal yang tidak dapat dilihat oleh mata, namun sesuatu tersebut jelas dapat merusak system keamanan computer tersebut seperti virus. Berikut adalah penjelasan lengkap dari system keamanan computer.

  • macam keamanan sistem, yaitu :

o   Keamanan eksternal / external security  yaitu  keamanan yang Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana seperti kebakaran /kebanjiran.

o   Keamanan interface pemakai / user interface security yaitu keamanan yang Berkaitan dengan indentifikasi pemakai sebelum pemakai diijinkan mengakses program dan data yang disimpan

o   Keamanan internal / internal security yaitu keamanan yang Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang handal dan tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data.

 

  • masalah penting keamanan, yaitu :

o   Kehilangan data / data loss, Yang disebabkan karena Bencana, contohnya kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan, tikus, dll.

o   Kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak, contohnya ketidak berfungsinya pemroses, disk / tape.

o   yang tidak terbaca, kesalahan komunikasi, kesalahan program / bugs.

o   Kesalahan / kelalaian manusia, contohnya kesalahan pemasukkan data, memasang tape / disk yang salah, kehilangan disk / tape.

 

  • Penyusup / intruder

o   Penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak terotorisasi

o   Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak terotorisasi, Contohnya penyadapan oleh orang dalam, usaha hacker dalam mencari uang, spionase militer / bisnis, lirikan pada saat pengetikan password.

 

  • aspek kebutuhan keamanan sistem komputer, yaitu :

o   Kerahasiaan / secrecy, diantaranya privasi, yaitu Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang terotorisasi dan modifikasi tetap menjaga konsistensi dan keutuhan data di system

o   Integritas / integrity, yaitu keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat dimodifikasi oleh pihak-pihak yang terotorisasi

o   Ketersediaan / availability, yaitu Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.

Tipe ancaman terhadap keamanan sistem komputer dapat dimodelkan dengan memandang fungsi system komputer sebagai penyedia informasi.

Berdasarkan fungsi ini, ancaman terhadap sistem komputeer dikategorikan menjadi 4 ancaman, yaitu :

  • Interupsi / interruption, yaitu Sumber daya sistem komputer dihancurkan / menjadi tak tersedia / tak berguna. Merupakan ancaman terhadap ketersediaan. Contohnya penghancuran harddisk, pemotongan kabel komunikasi.
  • Intersepsi / interception, yaitu  Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. Pihak tak diotorissasi dapat berupa orang / program komputeer, Contohnya penyadapan, mengcopy file tanpa diotorisasi.
  • Modifikasi / modification, yaitu Pihak tak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. Merupakan ancaman terhadap integritas. Contohnya mengubah nilai file, mengubah program, memodifikasi pesan
  • Fabrikasi / fabrication, yaitu Pihak tak diotorisasi menyisipkan / memasukkan objek-objek palsu ke sistem. Merupakan ancaman terhadap integritas. Contohnya memasukkan pesan palsu ke jaringan, menambah record file.

Petunjuk prinsip-prinsip pengamanan sistem komputer, yaitu :

  • Rancangan sistem seharusnya public, yaitu rancangan system yang Tidak tergantung pada kerahasiaan rancangan mekanisme pengamanan. Membuat proteksi yang bagus dengan mengasumsikan penyusup mengetahui cara kerja sistem pengamanan.
  • Dapat diterimaMekanisme harus mudah diterima, sehingga dapat digunakan secara benar dan mekanisme proteksi tidak mengganggu kerja pemakai dan pemenuhan kebutuhan otorisasi pengaksesan.
  • Pemeriksaan otoritas saat itu Banyak sisten memeriksa ijin ketika file dibuka dan setelah itu (opersi lainnya) tidak diperiksa.
  • Kewenangan serendah mungkin Program / pemakai sistem harusnya beroperasi dengan kumpulan wewenang serendah mungkin yang diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya.
  • Mekanisme yang ekonomis Mekanisme proteksi seharusnya sekecil dan sesederhana mungkin dan seragam sehingga mudah untukverifikasi.

Otentifikasi pemakai / user authentification adalah identifikasi pemakai ketika login.

  • cara otentifikasi :

o   Sesuatu yang diketahui pemakai, misalnya password, kombinasi kunci, nama kecil ibu mertua, dll. Untuk password, pemakai memilih suatu kata kode, mengingatnya dan menggetikkannya saat akan mengakses sistem komputer, saat diketikkan tidak akan terlihat dilaya kecuali misalnya tanda *. Tetapi banyak kelemahan dan mudah ditembus karena pemakai cenderung memilih password yang mudah diingat, misalnya nama kecil, nama panggilan, tanggal lahir, dll.

Upaya pengamanan proteksi password :

o   Salting, menambahkan string pendek ke string password yang diberikan pemakai sehingga mencapai panjang password tertentu

o   one time password, pemakai harus mengganti password secara teratur, misalnya pemakai mendapat 1 buku daftar password. Setiap kali login pemakai menggunakan password berikutnya yang terdapat pada daftar password.

o   satu daftar panjang pertanyan dan jawaban, sehingga pada saat login, komputer memilih salah satu dari pertanyaan secara acak, menanyakan ke pemakai dan memeriksa jawaban yang diberikan.

o   tantangan tanggapan / chalenge respone, pemakai diberikan kebebasan memilih suatu algoritma misalnya x3, ketika login komputer menuliskan di layar angka 3, maka pemakai harus mengetik angka 27.

 

  • Sesuatu yang dimiliki pemakai, misalnya bagde, kartu identitas, kunci, barcode KTM, ATM.

Kartu pengenal dengan selarik pita magnetik. Kartu ini disisipkan de suatu perangkat pembaca kartu magnetik jika akan mengakses komputer, biasanya dikombinasikan dengan password.

  • Sesuatu mengenai / merupakan ciri pemakai yang di sebut biometrik, misalnya sidik jari, sidik suara, foto, tanda tangan, dll. Pada tanda tangan, bukan membandingkan bentuk tanda tangannya (karena mudah ditiru) tapi gerakan / arah dan tekanan pena saat menulis (sulit ditiru).

Untuk memperkecil peluang penembusan keamanan sistem komputer harus diberikan pembatasan, misalnya :

  • Pembatasan login, misalnya pada terminal tertentu, pada waktu dan hari tertentu.
  • Pembatasan dengan call back, yaitu login dapat dilakukan oleh siapapun, bila telah sukses, sistemmemutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang disepakati. Penyusup tidak dapat menghubungkan lewat sembarang saluran telepon, tapi hanya pada saluran tetepon tertentu.
  • Pembatasan jumlah usaha login, misalnya dibatasi sampai 3 kali, dan segera dikunci dan diberitahukan keadministrator.

Objek yang perlu diproteksi :

  • Objek perangkat keras, misalnya pemroses, segment memori, terminal, diskdrive, printer, dll
  • Objek perangkat lunak, misalnya proses, file, basis data, semaphore, dll

Masalah proteksi adalah mengenai cara mencegah proses mengakses objek yang tidak diotorisasi. Sehingga dikembangkan konsep domain. Domain adalah himpunan pasangan (objek,hak). Tiap pasangan menspesifikasikan objek dan suatu subset operasi yang dapat dilakukan terhadapnya. Hak dalam konteks ini berarti ijin melakukan suatu operasi.

Sumber : http://rumahradhen.wordpress.com/materi-kuliahku/semester-ii/sistem-keamanan-komputer/pengantar-sistem-keamanan-komputer/