Wawasan Nusantara

Palembang identik denganMakanan has Pempek, Sungai Musidan Jembatan Ampera.Sebenarnya masih banyak objek wisata lain yang bisa dinikmatidi Palembang,salah satunya objek. wisata sejarah.Dengan menyusuri objek-objek tersebut,kita bisa menyibak masalalu kota legenda ini.Kota tertua di Indonesiaini dulunyadikelilingi oleh air, bahkan terendamair yang bersumber dari sungai, rawamaupun air hujan.Mungkin karena kondisinya selalu begitu,nenek moyang menamakan kotaini sebagai Palembang dalam bahasaMelayu “Pa” atau “Pe”sebagai kata tunjuk suatutempat atau keadaan.

Sedangkan “Lembang” atau “Lembeng” adalah genangan air.Jadi Palembang itu artinya suatu tempatyang digenangi air.Kota ini juga dijuluki Bumi Sriwijaya,karena pada abad ke-7 s/d 13 Masehi,Sumatera Selatan menjadi basiskekuasaan Kerajaan Sriwijaya denganPalembang sebagai ibu kota kerajaan.Menurut Prasasti Kedukan Bukit,Kerajaan Sriwijaya dibangun padatanggal 17 Juni 683 Masehi denganraja pertama Jayanasa. Pada masa jayanya,

Sriwijaya dikenal sebagaipusat pendidikan dan ilmu pengetahuan agama Budha di Asia Tenggara.Dulu, Sriwijaya merupakankerajaan maritim yang kuat dandisegani di Asia Tenggara.Pengaruhnya hingga ke Cina danMadagaskar di Afrika.Sriwijaya menguasai jalur perdagangandan pelayaran antara laut Cina Selatandan Samudera Hindia sehingga daerah inimenjadi sentra pertemuan antarbangsa.

Kondisi ini menimbulkantransformasi budaya yang lambat launberkembang dan membentukidentitas baru bagi Sumsel.Wajar kalau kemudian Palembang menjadi kota yangpenuh dengan nuansa romantisme (historical).Sebab banyakpeninggalan bersejarah yang masihterpelihara dengan baik. Oleh karena itu, belakangan ini pemdamenjadikan Palembang sebagai kotalegenda atau LegendaryCityuntuk menuju kota tujuan wisata,
perdagangan, dan investasi.Sekaligus sebagai spirit baru Kota Palembang yang multi kultural dan multi etnik.Kota Palembang memiliki luas 400,61Km2, secara administratif terbagidalam 14 kecamatan dan 103kelurahan. Populasi penduduknyahingga Desember 2004 kurang-lebih1,5 juta orang.

Di Palembang masih dapat kita jumpairumah khas Sumsel yang disebutRumah Limas.Rumah ini atapnyaberbentuk limas, berdinding papandengan pembagian ruangan yangbertingkat-tingkat (kijing).Keseluruhan atap dan dinding sertalantai rumah bertopang di atas tiang-tiang yang tertanam di tanah.Rumahini mempunyai ornamen dan ukiranyang khas.

Pengaruh Islam sangatnampak pada ornamen maupun ukirannya.Kebanyakan rumah limasluasnya mencapai 400-1000 meteratau lebih, yang didirikan di atas tiangkayu Orgelen dan kayu Tembesu.Taman purbakala kerajaan sriwijayaKerajaan Sriwijaya Taman Arkeologisterletak di Karanganyar, kecamatanIlir Barat II, kotamadya Palembangdan diresmikan oleh Presiden Soeharto
pada tanggal 22 Desember 1994.

Peristiwa yang sangat penting ditandatangani oleh penggantiantiruan Kedukan Bukit catatan yangmenandakan kutub historis darikelahiran Sriwijaya Kerajaan.Prasasti Kedukan Bukit memberikan catatanmemberi suara Pallava dimana ditulis dalam Bahsa Melayu tua yang dideklarasikan oleh Dapunta HiyangSriyajanasa dan dua puluh ribuantentara membangun suatu kerajaan
yang disebut Sriwijaya pada tahun606 Saka atau 683 ADdi sekitar kaki Bukit Siguntang.

Sejarah mencatat bahwaKerajaan Sriwijaya telahmenjadi yang kerajaan yang besardan sangat berpengaruh di dalamkerajaan bahari dan Indonesia Bagiantenggara Asia sepanjang Abad 7-13.Taman Arkeologis Kerajaan Sriwijayadibangun di Karanganyar.pada dasarnya menurut konsep dari
keuntungan dan pemeliharaanwarisan/pusaka dan sisa jaman kunomaka ditempatkan di lokasi ini.

konsep ini Tujuan untuk menghargainilai-nilai yang budaya danmemperkuat kebanggaan nasionaldan bermanfaat bagi turis/wisatawandan nilai-nilai bidang pendidikan.Ada tiga gedung utama di dalam taman Musium yang dibangununtuk menampung koleksi sisa-sisa arkeologis Sriwijaya yang mana jugamencerminkan peran penting darikerajaan dalam pengembangan tempo dulu,sejarah purbakala bangsaindonesian sepanjang abad ke 7-13. Aula yang besar disiapkan untukacara pameran, seminar,dan lain-lain.

Kemudian catatan yangmembangun di mana tiruan KedukanBukit catatan dan Sriwijaya Kerajaan
pejabat taman ArkeologisPengumuman dijaga.Ada juga suatupajangan batu bata struktur menggali dari Pulau Cempaka (Cempaka Pulau).Saluran yang saling behubunganditemukan di dalam taman dan dapatdilalalui dari arah Musi sungai.Menurut penafsiran yang dilakukanmelalui pemotretan udaraKaranganyar merupakan lokasimewakili pusat air seperti berliku-likudi dalam awal Sriwijaya kerajaan.

Penggalian dari lokasi telah muncul sisa batu bata struktur, fragmentembikar, keramik, perahu merusakdan materi arkeologis yang lain.Semua data yang betul-betulmenunjukkan bahwa Karanganyarlokasi merupakan suatu posisipenting sepanjang umur/zamanKerajaan Sriwijaya.Data itu adalah juga didukung olehcatatan seperti: patung dan benda-bendaarkeologi lainditemukan di Palembangdan sekitarnya.Dalam kaitan denganpertimbangan dari bukti historis danarkeologis, Karanganyar adalahdaerah yang dipilih untuk menjadipenempatan Taman Arkeologis Kerajaan Sriwijaya.

Provinsi Sumatera Selatan sejak berabad yang lalu dikenal juga dengan sebutan Bumi Sriwijaya; pada abad ke-7 hingga abad ke-12 Masehi wilayah ini merupakan pusat kerajaan Sriwijaya yang juga terkenal dengan kerajaan maritim terbesar dan terkuat di Nusantara.Gaung dan pengaruhnya bahkan sampai ke Madagaskar di Benua Afrika.

Sejak abad ke-13 sampai abad ke-14, wilayah ini berada di bawah kekuasaan Majapahit.Selanjutnya wilayah ini pernah menjadi daerah tak bertuan dan bersarangnya bajak laut dari Mancanegara terutama dari negeri China.

Pada awal abad ke-15 berdirilah Kesultanan Palembang yang berkuasa sampai datangnya Kolonialisme Barat, lalu disusul oleh Jepang.Ketika masih berjaya, kerajaan Sriwijaya juga menjadikan Palembang sebagai Kota Kerajaan.

Menurut Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan pada 1926 menyebutkan, pemukiman yang bernama Sriwijaya itu didirikan pada tanggal 17 Juni 683 Masehi. Tanggal tersebut kemudian menjadi hari jadi Kota Palembang yang diperingati setiap tahunnya

 

  • SEJARAH GEOLOGI

  • Pulau-pulau Indonesia terbentuk pada jaman Miocene (12 juta tahun sebelum masehi); Palaeocene ( 70 juta tahun sebelum masehi); Eocene (30 juta tahun sebelum masehi); Oligacene (25 juta tahun sebelum masehi). Sehubungan dengan datangnya orang-orang dari tanah daratan Asia maka Indonesia dipercaya sudah ada pada jaman Pleistocene (4 juta tahun sebelum masehi). Pulau-pulau terbentuk sepanjang garis yang berpengaruh kuat antara perubahan lempengan tektonik Australia dan Pasifik. Lempengan Australia berubah lambat naik kedalam jalan kecil lempeng Pasifik, yang bergerak ke selatan, dan antara garis-garis ini terbentanglah pulau-pulau Indonesia.
  •  
  • Ini membuat Indonesia sebagai salah satu negara yang paling banyak berubah wilayah geologinya di dunia. Pegunungan-pegunungan yang berada di pulau-pulau Indonesia terdiri lebih dari 400 gunung berapi, dimana 100 diantaranya masih aktif. Indonesia mengalami tiga kali getaran dalam sehari, gempa bumi sedikitnya satu kali dalam sehari dan sedikitnya satu kali letusan gunung berapi dalam setahun.
  • DEMOGRAFI
  • Penduduk Indonesia dapat dibagi secara garis besar dalam dua kelompok. Di bagian barat Indonesia penduduknya kebanyakan adalah suku Melayu sementara di timur adalah suku Papua, yang mempunyai akar di kepulauan Melanesia. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnya Jawa, Sunda atau Batak.

    Selain itu juga ada penduduk pendatang yang jumlahnya minoritas diantaranya adalah Etnis Tionghoa, India, dan Arab. Mereka sudah lama datang ke nusantara dengan jalur perdagangan sejak abad ke 8 SM dan menetap menjadi bagian dari Nusantara. Di Indonesia terdapat sekitar 3% populasi etnis Tionghoa. Angka ini berbeda-beda karena hanya pada tahun 1930-an terakhir kalinya pemerintah melakukan sensus dengan menggolong-golongkan masyarakat Indonesia ke dalam suku bangsa dan keturunannya.

    Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Sisanya beragama Protestan (8,9%); Katolik (3%); Hindu (1,8%); Buddha (0,8%); dan lain-lain (0,3%).

    Kebanyakan penduduk Indonesia bertutur dalam bahasa daerah sebagai bahasa ibu, namun bahasa resmi Indonesia, bahasa Indonesia, diajarkan di seluruh sekolah-sekolah di negara ini dan dikuasai oleh hampir seluruh penduduk Indonesia.

    POLITIK

  • Seperti juga di negara-negara demokrasi lainnya, sistem politik di Indonesia didasarkan pada Trias Politika yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Kekuasaan legislatif dipegang oleh sebuah lembaga bernama Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) yang terdiri dari dua badan yaitu DPR yang anggota-anggotanya terdiri dari wakil-wakil Partai Politik dan DPD yang anggota-anggotanya mewakili provinsi yang ada di Indonesia. Setiap daerah diwakili oleh 4 orang yang dipilih langsung oleh rakyat di daerahnya masing-masing.

    Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) adalah lembaga tertinggi negara. Keanggotaan MPR berubah setelah Amandeman UUD 1945 pada periode 1999-2004. Seluruh anggota MPR adalah anggota DPR ditambah anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah). Sebelumnya, anggota MPR adalah seluruh anggota DPR ditambah utusan golongan. Anggota MPR saat ini terdiri dari 550 anggota DPR dan 128 anggota DPD. Anggota DPR dan DPD dipilih melalui pemilu dan dilantik dalam masa jabatan lima tahun. Sejak 2004, MPR adalah sebuah parlemen bikameral, setelah terciptanya DPD sebagai kamar kedua.

    Lembaga eksekutif berpusat pada presiden, wakil presiden, dan kabinet. Kabinet di Indonesia adalah Kabinet Presidenstil sehingga para menteri bertanggung jawab kepada presiden dan tidak mewakili partai politik yang ada di parlemen. 

    Lembaga Yudikatif sejak masa reformasi dan adanya amandemen UUD 1945 dijalankan oleh Mahkamah Agung, termasuk pengaturan administrasi para Hakim.


  • PROVINSI
  • Indonesia saat ini memiliki 33 provinsi (termasuk 2 Daerah Istimewa (DI) dan satu Daerah Khusus Ibukota (DKI). Kedua DI tersebut adalah Nanggroe Aceh Darussalam dan Daerah Istimewa Yogyakarta sedangkan Daerah Khusus Ibukotanya adalah Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebelum tahun 1999, Timor Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia, yang kemudian memisahkan diri melalui referendum menjadi Negara Timor Leste.

  • EKONOMI
  • Ekonomi Indonesia mengalami kemunduran pada akhir tahun 1990-an akibat krisis ekonomi yang melanda sebagian besar Asia pada saat itu. Ekonominya kini telah lumayan stabil saat ini.

    Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasuk minyak mentah, gas alam, timah, tembaga dan emas. Indonesia adalah pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia, meski akhir-akhir ini ia telah mulai menjadi pengimpor bersih minyak mentah. Hasil pertanian yang utama termasuk beras, teh, kopi, rempah-rempah dan karet.

    Rekan perdagangan terbesar Indonesia adalah Jepang, Amerika Serikat dan negara-negara tetangganya yaitu Malaysia, Singapura dan Australia.

    Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan korupsi yang merajalela dalam pemerintah.
    Bank sentral Indonesia adalah Bank Indonesia.


  • SENI BUDAYA
  • Jenis kesenian di Indonesia banyak dipengaruhi oleh beberapa kebudayaan. Tari Jawa dan Bali yang terkenal, misalnya, berisi aspek-aspek kebudayaan dan mitologi Hindu.

    Banyak juga seni tari yang berisikan nilai-nilai Islam. Beberapa di antaranya dapat ditemukan di daerah Sumatra seperti tari Saman Meusukat dan Tari Seudati dari Nanggroe Aceh Darussalam.

    Selain itu yang cukup terkenal di dunia adalah wayang kulit yang menampilkan kisah-kisah tentang kejadian mitologis. Seni pantun, 

Sumber :http://wahidin.mywapblog.com/sejarah-singkat-kota-palembang-sriwijaya.xhtml


Posted on Juni 17, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: