USAHA TERNAK LELE

TERNAK LELE

Usaha ini baru sekedar niat dan sedikit tindakan, niat ini berawal dari saat saya berbicara tentang cara mendapatkan penghasilan untuk biaya perkuliahan sehingga dapat meringankan beban orang tua. Saat itu salah satu teman memberikan usul untuk melakukan usaha ternak lele, karena menurutnya apabila membuka usaha ternak lele itu tidak memperlukan modal yang banyak dan perhatian yang lebih sehingga tidak begitu mengganggu perkuliaahan dan cocok untuk kantong seorang mahasiswa, dan mulai saat itu saya beserta ke-empat teman saya mulai menyutujui rencana tersebut dan akan mulai pada satu minggu setelahnya.

Tindakan yang sudah dan pertama dikerjakan adalah menyiapkan dan membersihkan lahan lahan yang akan dipakai untuk ternak lele serta mengumpulkan modal yang dibutuhkan. Tempat yang kami pilih adalah tempat yang berada dekat rumah salah satu teman saya karena disitu dekat dengan pasar tradisional yang kelak akan menjadi target penjualan kami.

Dana yang dibutuhkan cukup mecil sekitar Rp. 300.000,- yang akan digunakan untuk membeli bahan makan lele, jarring untuk kolam ikan lele, dan membeli bibit lele sebanyak 100 ekor yang dimana harga 1 ekor bibit lele seharga Rp. 300,- . sebab jumlah tersebut tidak terlalu banyak sehingga dapat mudah untuk dipasarkan apabila sudah menjadi ikan lele yang siap dijual, dan sisa dari modal digunakan untuk pengeluaran tak terduga 9 dana persiaapan / tabungan ).

Langkah ke-dua sebelum panen adalah mencari orang yang dapat menjadi penadah dan sasarannya adalah penjual yang ada dipasar, pedagang pecel lele, dan rumah makan terdekat, agar kita tidak bingung untuuk menjual hasil trnak lele. Setelah kita dapat penadah kita mulai memikirkan meternak lele baru sebelim lele yang pertama akan dijual agar siklus penjualan tidak berhenti dan dapat terus berlangsung sehingga penadah menjadi pelanggan setia dan semakin percaya pada kita selaku seorang pengirim bahan, dan siklus ini harus terus berlanjut .

Setelah modal kita miliki semakin banyak dan semakin yakin bahwa usaha terna lele dapat menghasilkan keuntungan yang besar maka langkah yang terakhir adalah memperluas lahan untuyk berternak lele dan dan memperbanyakm bibit yang akan diternak dan mulai untuk mencuba hasil ternak ke luar daerah , laur kota, luar pulau, bahkan menjuyla secara ekspor ke luar negri.

Hal tersebut bila bercermin pada pengusaha yang terlebih dahulu ia membutuhkan waktu kurang lebih 7 tahun baru kita dapat merasakan 100% keuntungan tanpa perlu ikut bekerja sebab apabila pekerjaan ternak lele telah dapat tembus pasar luar kota berarti kita telah dapat dikatakan sukses dan sudah dapat memperoleh keuntungan yang besar dan telah dapat memperkerjakan dan memgaji pegawai.

Posted on Maret 31, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: